Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Foto:Antara/Dedhez Anggara)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Foto:Antara/Dedhez Anggara)

Petani dan Nelayan di Garut Petik Manfaat Jalan Usaha Tani Kementan

M Studio • 17 Juli 2021 16:29
Garut: Petani di Desa Jagabaaya, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, Jawa Barat, merasakan dampak positif pengadaan jalan usaha tani yang dibangun oleh Kementerian Pertanian (Kementan). 
 
Kelompok Tani Mekar Saluyu mengakui pembangunan jalan usaha tani mampu menggenjot produktivitas pertanian mereka secara drastis. Kesejahteraan pun meningkat.
 
Jalan usaha tani dibangun untuk Kelompok Tani Saluyu dengan panjang 600 meter, lebar 2 meter dan 1,5 meter, serta ketebalan 15 sentimeter.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jalan tersebut merupakan akses yang digunakan masyarakat sekitar lokasi dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Kondisi awal akses jalan tersebut yaitu berpasir dan berbatu karena lokasi tersebut merupakan kawasan peternakan dan pertanian yang berada di pinggir pantai.
 
Luas areal yang merasakan dampak positif dengan adanya kegiatan jalan usaha tani ini adalah 25 hektare untuk bidang pertanian dan 3 hektare untuk bidang peternakan, khususnya peternakan sapi potong dan domba. 
 
Selain itu, jalan usaha tani juga digunakan nelayan untuk mengakses kapal. Manfaatnya pun dirasakan masyarakat yang berwisata di sekitar lokasi pembangunan jalan usaha tani.
 
Pada era 4.0, sektor pertanian ditandai dengan penggunaan alat mesin pertanian (alsintan). Pembangunan jalan usaha tani menjadi faktor penting untuk mendukung kelancaran penggunaan alsintan.
 
"Jalan usaha tani ini adalah akses infrastruktur yang dibangun untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Akses jangkauan petani untuk mendistribusikan hasil pertanian mereka juga semakin mudah," kata Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, dikutip siaran pers, Sabtu, 17 Juli 2021. 
 
Jalan usaha tani sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional yakni menyediakan pangan untuk seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani, dan menggenjot ekspor.
 
"Prasarana dan sarana pertanian di era pertanian modern dibutuhkan untuk mendorong terjadinya peningkatan produktivitas. Majunya sistem pertanian tak hanya ditandai dengan penggunaan alsintan, tapi juga meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani," ucap Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil. 
 
Jalan usaha tani akan mempermudah akses alsintan menjangkau areal persawahan. Jalan pertanian akan memutus cost produksi yang besar dan memberi banyak manfaat untuk petani.
 
Menurut Ali Jamil, keberadaan jalan pertanian amat penting bagi petani, sekaligus sebagai peluang yang dapat ditingkatkan kualitas dan fungsinya menjadi suatu jalan pertanian yang sesuai dengan standar dalam pembangunan dan rehabilitasi.
 
"Dalam konteks sistem pertanian modern, diperlukan penambahan maupun penyempurnaan prasarana dan sarana pertanian yang menunjang untuk penggunaan peralatan dan mesin untuk pra dan pasca panen, serta pengangkutan saprodi dan hasil pertanian dari dan ke lokasi," ujar Ali Jamil.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif