Inovasi di Masa Pandemi, Tanam Padi Dalam Polybag Tanpa Tanah

tanam padi tanpa di poliback tanpa tanah(1) (Foto : )

Seorang warga asal Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, membuat  inovasi cara menanam padi tanpa menggunakan tanah dan pupuk organik. Tanaman padi ini bisa panen empat kali dalam satu tahun. Tehnik pola penanaman padi ini tanpa menggunakan metode tanah untuk menanamnya dan bisa panen empat kali dalam satu tahun. Inovasi yang dilakukan oleh Hari Agus Wibowo ini bisa dilakukan  di perkotaan atau di lingkungan rumah dengan lahan sempit.[caption id="attachment_377700" align="alignnone" width="900"] Tanam padi dalam polybag dengan limbah bekas,kulit padi yang dibakar dan daun kering, bisa panen 4 kali dalam setahun (Foto: ANTV/ Puja Kusuma)[/caption]Dirinya membuat metode penanaman padi yang cukup sederhana, yang bisa menghasilkan buah padi lebih banyak, dibandingkan dengan menanam padi pada umumnya. Cukup dengan menggunakan polybag atau tempat lainnya. Dalam satu meter persegi bisa menghasilkan beras sebanyak lima kilogram.“Untuk mengganti tanah dalam menanam padi ini diperlukan limbah bekas, seperti limbah kulit padi yang dibakar dan bermacam-macam daun kering. Semua bahan dihancurkan, kemudian dijadikan tempat bercocok tanam padi, “ ujar Hari Agus Wibowo.Melihat inovasi pertanian tanaman  padi yang dilakukan oleh  Hari Agus Wibowo, anggota DPR RI Alex Nurdin, langsung meninjau keberhasilan yang dimilki oleh warga asal  Musi Banyuasin ini, dengan mencoba untuk melakukan panen perdananya serta membuktikan beras hasil tanaman ini.Alex Nurdin mengatakan inovasi cara baru tanam padi  yang dilakukan oleh salah satu masyrakat kita ini sudah sepatutnya menjadi contoh serta memberikan kebanggaan bagi bangsa Indonesia.Puja Kusuma | Musi Banyuasin, Sumatera Selatan