Melalui Alsintan, Petani Rasakan Manfaat Transformasi Pertanian Modern

- Minggu, 14 April 2019 | 21:45 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Perlahan tapi pasti petani di tanah air bergantian merasakan manfaat dari transformasi pertanian tradisional ke pertanian moderen yang didorong pemerintah. Kementerian Pertanian (Kementan) merealisasikan upaya ini salah satunya dengan mendistribusikan ribuan alat mesin pertanian (alsintan) ke sejumlah daerah.

Para petani di Sukoharjo, Jawa Tengah misalnya, mereka mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang disalurkan Kementan. Hal ini diungkapkan petani setempat, Karjono. Menurut dia, semua mesin sudah beroperasi dan digunakan petani setiap hari.

"Tentu saja sangat bermanfaat, utamanya dalam peningkatan produksi. Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan pemerintah," kata Karjono, Minggu (14/4)

Menurut Karjono, ada lima desa yang menggunakan alsintan bantuan Kementan. Kelima Desa itu antara lain Wareng dan Galangan. Kata dia, para petani dari lima desa tersebut sama-sama memiliki hak dalam menggunakan mesin.

"Terus terang ini sangat bermanfaat sekali bagi kami yang sehari-hari bertani. Selama ini kami tidak pernah mendapat perhatian sebesar ini dari pemerintah. Maka itu, kami sangat senang dan bersyukur," katanya.

Jor joran Kementan dalam mendistribusikan Alsintan telah lama menunjukkan hasil menggembirakan. Karjono membandingkan, hasil produksi beras sebelum menggunakan alsintan hanya sekitar tujuh ton per hektare.

"Sedangkan hasil produksi setelah menggunakan alat bantu mencapai 9 ton bahkan lebih. Tapi, peningkatan ini tak lepas dari kerja keras semua pihak, terutama para petani sekitar," katanya.

Kualitas Sangat Baik

Hal senada juga diungkapkan petani di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Di sana, produksi gabah per hektare mencapai 10 ton dengan kualitas padi sangat baik. Angka ini meningkat tajam jika dibandingkan dengan produksi sebelum menggunakan alsintan.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Gempa Bumi Guncang Aceh, BMKG: Ada Dua Gempa Susulan

Minggu, 25 September 2022 | 18:50 WIB
X